Mengapa Pembuat Film ‘F1’ Harus Memilih Mobil Listrik

by -231 Views

Film F1 mencatat kesuksesan luar biasa dengan pendapatan global hampir mencapai 300 juta dolar AS dalam waktu 10 hari. Produksi film ini melibatkan integrasi yang kompleks dengan Formula 1 serta pengembangan teknologi kamera dan mobil khusus untuk para aktor. Mercedes turut membantu dalam proses pengembangan mobil, dengan menggunakan sasis Dallara Formula 2 yang dibuat menyerupai mesin F1. Mesin yang digunakan adalah Mecachrome 3.4 liter twin-turbocharged yang dirancang untuk kondisi balap yang konsisten. Namun, masalah kontrol temperatur muncul karena sifat pemberhentian dan pengambilan gambar yang sering terjadi selama pembuatan film.

Pengembang mobil harus menemukan solusi dengan membangun versi listrik dari mobil APXGP untuk mengatasi masalah suhu mesin. Dengan menggunakan motor Helix 400 volt yang terhubung langsung ke girboks dan baterai di bawah penutup mesin, mobil listrik ini dapat melaju dengan kecepatan tinggi baik maju maupun mundur. Pembuatan mobil listrik ini menjadi kunci untuk menghindari masalah temperatur mesin yang sering terjadi selama pengambilan gambar.

Dengan inovasi mobil listrik yang berhasil diterapkan, hasil akhir film F1 tetap mengesankan dengan adegan balapan yang menegangkan. Kendati sebagian besar adegan menggunakan mobil listrik, penonton tidak akan dapat membedakan antara mobil listrik dan mobil konvensional. Kesuksesan film F1 adalah hasil dari kolaborasi yang erat antara tim produksi dan pengembang mobil, yang berhasil mengatasi berbagai tantangan dan memproduksi film blockbuster yang mendunia.

Source link