Kisah Angel Charte: Direktur Medis MotoGP

by -439 Views

Dalam era kejuaraan dunia MotoGP yang mengalami tragedi kematian Marco Simoncelli di Sepang 2011, langkah restrukturisasi dan penguatan departemen medis telah dilakukan. Tujuannya agar para pembalap yang mengalami kecelakaan serius dapat segera mendapatkan pertolongan medis yang memadai untuk meningkatkan peluang keselamatan mereka. Dr. Angel Charte memainkan peran penting dalam proyek ini dan tetap menjadi ‘malaikat pelindung’ di sekitar paddock MotoGP. Dengan latar belakang sebagai kepala departemen medis Rumah Sakit Universitas Dexeus, Dr. Charte memimpin pembentukan unit khusus untuk penanganan pasien kritis dan semi-kritis di lintasan MotoGP.

Dengan sekitar 1.200-1.300 kecelakaan terjadi setiap tahun di Kejuaraan Dunia MotoGP, dimana delapan atau sembilan di antaranya memiliki tingkat keparahan yang sangat tinggi, adanya ICU yang beroperasi di lintasan telah membuktikan keberhasilannya. Meskipun terdapat beberapa insiden tragis seperti kematian Luis Salom dan Jason Dupasquier, mereka yang mengalami cedera serius selalu diberikan kesempatan untuk bertahan hidup. Sebagai kepala departemen, Dr. Charte menggarisbawahi misinya untuk memastikan bahwa pembalap selalu meninggalkan lintasan dengan keadaan hidup.

Pemandangan pembalap jatuh dengan kecepatan tinggi di lintasan merupakan momen yang menakutkan bagi banyak orang. Namun, bagi mereka yang terlibat dalam MotoGP, ini adalah bagian tidak terpisahkan dari risiko yang mereka terima. Dr. Charte menjelaskan bahwa pembalap MotoGP bukanlah orang “gila”, mereka telah melalui pelatihan dan persiapan yang intens untuk menghadapi semua tantangan yang mungkin terjadi. Dengan pengalaman di dua dunia yang berbeda, baik di rumah sakit maupun di sirkuit, Dr. Charte menegaskan dedikasinya untuk memberikan pelayanan medis terbaik dalam situasi apa pun.

Source link