Pentingnya Kolaborasi Nasional-Lokal-Swasta dalam Program MBG

by -317 Views

Hasan Nasbi, Kepala Kantor Komunikasi Presiden (KPC), bertemu dengan pemimpin daerah dalam sebuah acara di Sei Rampah, Serdang Bedagai, Sumatera Utara, pada hari Rabu (30 Juli). Pada acara ini, Hasan berbagi pandangan tentang program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Hadir juga Muhamad Isra Ramli, Deputi I untuk Bahan Komunikasi dan Informasi KPC; Tigor Pangaribuan, Deputi untuk Sistem dan Tata Pemerintahan BGN; serta Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. Acara tersebut merupakan bagian dari kegiatan “Bukti Nyata Program Presiden Prabowo Subianto” yang diselenggarakan oleh DPP Gempita (Gerakan Milenial untuk Cinta Tanah Air).

Pada forum tersebut, hadir sejumlah pemimpin daerah seperti Darma Wijaya, Bupati Serdang Bedagai, Maya Hasmita, Bupati Labuhanbatu, Baharudin Siagian, Bupati Batu Bara, dan juga perwakilan Forkopimda Sumatera Utara. Dalam sambutannya, Hasan menekankan pentingnya menyelaraskan pandangan antara pemerintah pusat dan daerah untuk menjalankan program-program prioritas nasional dengan lancar. Menurutnya, pemahaman bersama merupakan kunci kesuksesan dalam implementasi kebijakan Presiden Prabowo.

Salah satu program unggulan yang dibahas adalah Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut Hasan sebagai visi jangka panjang. Proyek ini didasarkan pada ide Prabowo yang tertuang dalam buku-buku perencanaan jangka panjang sejak lebih dari satu dekade yang lalu. Hasan mengajak semua pihak untuk ikut serta dalam mendukung program ini untuk kemajuan bersama.

Hasan juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan sektor swasta dalam pelaksanaan program MBG. Forum ini juga menjadi wadah bagi pemimpin daerah untuk memberikan umpan balik langsung kepada perwakilan BGN tentang program tersebut. Hasan menyoroti perlunya manajemen hati-hati dalam dapur SPPG agar makanan yang disajikan memenuhi kebutuhan kalori harian dan juga harus enak untuk mencapai tujuan program. Jika makanan tidak enak, harus memberikan umpan balik agar tidak terjadi pemborosan.

Source link