Kolaborasi Ilmuwan Indonesia & Saintis Dunia: Visi Presiden

by -421 Views

Presiden Prabowo Subianto mendorong ilmuwan Indonesia untuk terlibat dalam kolaborasi dengan saintis dunia, menurut Deputi Bidang Diseminasi dan Media Informasi Kantor Komunikasi Kepresidenan/Presidential Communication Office (PCO), Noudhy Valdryno. Presiden Prabowo berharap kolaborasi tersebut dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan Indonesia Maju. Peran ilmuwan juga ditekankan dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen dalam lima tahun ke depan, dengan kolaborasi dengan saintis dunia diharapkan dapat memperkuat strategi industrialisasi nasional fokus pada hilirisasi, penguasaan teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

KSTI Indonesia 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) merupakan ajang penting bagi para ilmuwan berkumpul dan berkolaborasi. Lebih dari 2 ribu saintis diundang untuk berpartisipasi dan merumuskan peta jalan riset dan inovasi di delapan sektor strategis, termasuk energi, pertahanan, digitalisasi, hilirisasi, kesehatan, pangan, maritim, material, dan manufaktur maju. Tema “Sains dan Teknologi untuk Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi” menjadi fokus utama KSTI 2025 untuk mempercepat transformasi ekonomi Indonesia ke industri bernilai tambah tinggi dan posisi sebagai pemimpin industri global.

Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2025 menjadi wadah strategis untuk mempertemukan kekuatan ilmu pengetahuan, riset, inovasi, daya cipta industri, dan arah kebijakan negara dalam menghadapi tantangan ekonomi global. Kolaborasi antara ilmuwan Indonesia dan saintis dunia diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan Indonesia menuju industri berkualitas internasional.

Source link