Teknologi Terbaru: Terowongan Angin dengan Laser di Ujung

by -437 Views

Tim F1 terus mengembangkan pabrik mereka dengan mencari ide, solusi teknologi, dan mitra untuk meningkatkan kinerja kursi tunggal. Fokus penelitian tidak hanya pada kursi tunggal, tetapi juga pada alat investigasi di pabrik yang dapat meningkatkan pengetahuan tentang cara meningkatkan hasil di lintasan.

Teknik Computational Fluid Dynamics (CFD) digunakan dalam industri ini. CFD adalah teknik simulasi yang menggunakan model matematika dan algoritma untuk menganalisis perilaku fluida dan interaksi dengan permukaan padat. Dengan CFD, aliran udara di sekitar single seater dianalisis dengan singkat.

Dalam penelitian ini, model single seater dievaluasi dan disimulasikan tanpa satu pun baut yang diproduksi. Untuk validasi simulasi, model skala 60 persen menggunakan kipas yang mencapai kecepatan 180 km/jam sesuai regulasi. Pirelli menyediakan ban khusus untuk model tersebut, yang pada akhirnya diberikan kepada pembalap dengan posisi terdepan.

Terowongan angin digunakan dalam penelitian ini untuk mensimulasikan pergerakan model di lintasan. Dengan berbagai inovasi, kontrol dan pemantauan terus ditingkatkan. PIV, Particle Image Velocimetry, adalah instrumen baru yang digunakan untuk menganalisis bidang gerak. Instrumen ini memungkinkan penyelidikan lebih mendalam terkait aliran udara dan perilakunya di sekitar model.

Kendati demikian, terowongan angin saat ini mungkin memiliki keterbatasan dalam mengakomodasi lebih dari satu PIV dan perangkat lain selama pengujian. Sinar laser yang digunakan dapat menimbulkan masalah penglihatan bagi operator, sehingga terowongan angin kini tidak memiliki jendela dan menggunakan kamera untuk memonitor aktivitas selama pengujian.

McLaren dan Aston Martin dapat memiliki instrumen yang lebih canggih karena fasilitas baru mereka dirancang untuk perangkat ini, sementara fasilitas lain mungkin mulai menunjukkan batas-batasnya. Seiring terus berkembangnya penelitian dan teknologi, industri F1 tetap berada di garis depan dalam memaksimalkan kinerja mobil Formula 1.

Source link