Aron Canet telah mengumumkan pada hari Kamis di Austria bahwa ia telah membuat keputusan tentang masa depannya dalam balapan, khususnya untuk musim depan. Kabarnya, pembalap asal Valencia tersebut telah mencapai kesepakatan dengan tim Marc VDS Belgia dan hanya menunggu penandatanganan kontrak resmi. Dikabarkan bahwa Canet akan bergabung dengan tim Moto2 tersebut selama dua musim mendatang, dan akan didukung penuh oleh tim Belgia tersebut untuk mengejar gelar juara dunia. Selain itu, kesepakatan tersebut juga membuka kemungkinan bagi Canet untuk bersaing di Kejuaraan Dunia Superbike dalam jangka menengah.
Pilihan serupa juga diambil oleh pembalap Inggris, Sam Lowes, yang telah berkompetisi selama sembilan musim di Moto2 sebelum akhirnya pindah ke SBK dengan tim yang sama. Lowes telah memperpanjang kontraknya dengan tim Ducati dan Marc VDS untuk dua musim lagi, memberikan kesempatan bagi Canet, yang akan berusia 26 tahun, untuk mengambil alih tim tersebut.
Canet sendiri mengungkapkan bahwa dia telah membuat keputusan tentang tim di mana dia akan balapan, meskipun masih ada sedikit kekurangan kesepakatan. Menurutnya, pilihan tersebut adalah yang terbaik untuk karier, kepala, dan motivasinya, yang lebih fokus pada meraih gelar juara dunia baik di Moto2 maupun SBK. Meskipun mengalami kecelakaan sebelumnya, Canet berhasil menduduki peringkat kedua dalam klasemen Moto2, dengan ekspektasi lebih tinggi untuk musim depan.
Selain itu, Canet juga memiliki opsi untuk berkompetisi dengan tim BMW atau Ducati di WSBK, yang dapat membantunya mencapai tujuan juara dunia. Hal ini juga memungkinkannya untuk menggantikan Jake Dixon, pembalap asal Inggris, yang sedang dalam proses perundingan untuk pindah ke tim Honda di kejuaraan turunan lainnya. Dengan begitu, Canet tampaknya siap untuk melangkah ke level balapan yang lebih tinggi dan mencapai prestasi tertinggi dalam kariernya.





