Kru Ferrari Ogah Rekrut Hamilton: Alasan dan Dampaknya

by -378 Views

Lewis Hamilton, pembalap yang sukses memenangi 6 Kejuaraan Dunia dalam rentang 12 tahun bersama Mercedes, kini telah mewujudkan impian masa kecilnya dengan bergabung bersama tim Ferrari untuk musim Formula 1 2025. Namun, meskipun optimismenya tinggi, Hamilton belum mampu mencapai podium dalam balapan utama bersama tim barunya tersebut dan saat ini menempati posisi ke-6 dalam klasemen. Dalam balapan GP Hungaria terakhir, Hamilton mengungkapkan frustrasinya dengan mengatakan, “Saya tidak berguna, Ferrari harus mencari pembalap pengganti.” Ungkapan ini disampaikan setelah Hamilton tersingkir di posisi ke-12, sedangkan rekan setimnya, Charles Leclerc, meraih pole position.

Eks pembalap Merzario, yang telah berlaga dalam kokpit Scuderia Ferrari pada 1972-1973, memberikan analisisnya terkait situasi ini. Menurutnya, kedatangan Hamilton ke Maranello dapat diinterpretasikan sebagai langkah komersial semata. Ia menyebut, “Menurut pendapat saya, sekitar 90 persen staf Ferrari tidak setuju dengan keputusan ini. Sangat vital bagi seorang pembalap merasa menjadi bagian dari tim, karena hal ini dapat berdampak pada motivasi mereka. Menang 0,3-0,4 detik mungkin adalah pencapaian bagus, namun terasa tidak bermakna jika tetap berada di posisi ketiga.”

Walaupun sedang menghadapi tantangan, Hamilton masih menanti waktu yang tepat untuk bangkit. Merzario percaya pembalap asal Inggris tersebut tidak akan ambil risiko untuk berada di posisi kedelapan. Jika memang ingin berpindah, Hamilton kemungkinan akan mencari tim lain yang sesuai dengan potensinya. Sementara itu, Charles Leclerc masih memiliki kerja keras untuk membuktikan dirinya sebagai calon juara di dunia balap.

Source link