Penggemar Formula 1 merasa sangat terharu saat Nico Hulkenberg akhirnya meraih podium pertamanya di Grand Prix Inggris. Setelah hampir 240 balapan, Hulkenberg akhirnya menghapus rekor sebagai pembalap tanpa meraih podium. Saat ini, rekor tersebut kembali ke Adrian Sutil, dengan Yuki Tsunoda mendekati gelar tersebut setelah lebih dari 100 kali start tanpa podium. Namun, dunia Formula 1 adalah tempat di mana berbagai rekor, baik yang baik maupun buruk, terus menanti untuk dipecahkan. Meskipun komitmen Max Verstappen pada Red Bull dapat membawanya untuk memecahkan rekor Lewis Hamilton dalam hal jumlah start dengan satu konstruktor, namun ada beberapa pencapaian yang mungkin tidak akan pernah terpecahkan.
Salah satu contohnya adalah rekor Luigi Fagioli sebagai pembalap tertua yang pernah memenangkan Grand Prix Prancis pada usia 53 tahun dan 22 hari. Meskipun usia dalam dunia F1 semakin muda, dengan pembalap berusia di atas 30 tahun semakin sedikit, era pembalap yang memenangi balapan di usia 20-an merupakan hal yang terjadi belakangan ini. Pembalap seperti Fernando Alonso, yang saat ini adalah pembalap tertua di grid, memenangi balapan terakhir saat berusia 32 tahun. Namun, Fagioli tetap menjadi pemenang tertua di F1 dengan rekor tersebut.
Tidak hanya itu, kita juga memiliki Nico Hulkenberg yang berhasil mengakhiri rekor tanpa podium F1-nya dan naik podium di Grand Prix Inggris. Namun, saat ini ia masih berjuang untuk meraih kemenangan pertamanya, menjadikannya sebagai pemegang rekor poin terbanyak tanpa kemenangan balapan. Dengan lebih dari 608 poin kejuaraan dunia dalam kariernya tanpa pernah meraih kemenangan, Hulkenberg unggul atas Romain Grosjean yang memiliki 391 poin tanpa kemenangan. Namun, ia masih terus melanjutkan perjuangannya di F1.
Selain itu, rekor Phil Hill sebagai juara dunia dengan poin karier paling sedikit juga terus menarik perhatian. Dengan sistem penilaian poin F1 yang terus berkembang, rekor tersebut mungkin sulit untuk dipecahkan. Hill berhasil meraih gelar juara dunia dengan 34 poin dalam kariernya, melampaui Wolfgang von Trips dengan selisih satu poin. Sementara itu, rekor dalam jumlah pensiun terbanyak dimiliki oleh Riccardo Patrese, yang menghabiskan lebih dari setengah grand prix yang ia ikuti tanpa dapat menyelesaikan balapan.
Terakhir, mungkin rekor terpilih yang mungkin tidak akan terpecahkan adalah Caterham dan HRT sebagai tim F1 yang memulai balapan paling banyak tanpa pernah mencetak poin. Meskipun ada teknologi dan reliabilitas mesin yang semakin meningkat, tantangan ini masih belum terpecahkan oleh para pemain baru. Dengan berbagai rekor yang terus memikat ke dalam dunia Formula 1, kita dapat melihat bagaimana sejarah dan statistik terus berkembang seiring dengan perkembangan dunia balap.





