Fabio Quartararo mengalami penurunan performa di MotoGP Hungaria ketika dia gagal memanfaatkan potensi terbaiknya dalam kualifikasi. Merasa frustrasi dengan hasil balapan, Quartararo menegaskan bahwa timnya tidak menemukan ide atau solusi baru untuk mengatasi masalah grip yang mereka hadapi. Hal ini membuat Quartararo terjebak di urutan ke-10 selama lomba dan sulit untuk memajukan posisinya.
Meskipun Yamaha telah mengumumkan rencana pengembangan motor V4 untuk 2026, Quartararo tetap optimis namun merasakan kelemahan dalam performa motor saat ini. Ia menyadari bahwa Yamaha tertinggal dalam hal akselerasi dan pengereman dibandingkan dengan tim lain, seperti Ducati, Aprilia, dan KTM. Quartararo juga mengkritik kurangnya kemajuan dalam tim Yamaha dan menekankan pentingnya fokus pada pengembangan motor agar bisa bersaing lebih baik di musim depan.Selain itu, Quartararo memuji keputusan Yamaha untuk memperpanjang kontrak Jack Miller hingga 2026, mengingat pengalaman Miller dengan motor V4 yang diyakini dapat membantu tim mendapatkan performa yang lebih baik di masa depan.
Meskipun memiliki harapan tinggi pada pengembangan motor baru, Quartararo tetap realistis bahwa proses ini akan memakan waktu. Ia berharap agar tim dapat fokus sepenuhnya pada proyek V4 sehingga dapat memberikan hasil yang maksimal di musim-musim mendatang. Quartararo juga mengakui bahwa performa motor saat ini belum sebanding dengan rival-rivalnya dan bahwa perjuangan mereka di lintasan akan terus berlanjut hingga mereka menemukan solusi yang tepat untuk meningkatkan performa balapannya.





