Prabowo: Mitos Efisiensi Anggaran vs Memotong Dana Transfer Daerah

by -212 Views

Presiden Prabowo Subianto mengklarifikasi pentingnya efisiensi anggaran negara tanpa mengurangi dana transfer daerah dalam acara Pembukaan Pameran Otonomi Asosiasi Pemerintah Kabupaten Indonesia (APKASI) Expo 2025 di ICE BSD City, Tangerang, Banten. Dalam kesempatan tersebut, beliau menegaskan bahwa langkah-langkah efisiensi yang diambil oleh pemerintah pusat akan dialihkan ke administrasi lokal di seluruh Indonesia, termasuk melalui program revitalisasi sekolah dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Presiden menyatakan bahwa efisiensi bukan berarti memotong transfer daerah, namun sebagian dapat berdampak langsung maupun tidak langsung. Melalui program MBG, pemerintah telah berhasil menyalurkan bantuan ke lebih dari 23 juta penerima manfaat hingga Agustus 2025, mencakup siswa dan wanita hamil di berbagai daerah. Lebih dari 6.600 dapur MBG telah didirikan di seluruh negeri, menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Prabowo menekankan bahwa program MBG mencerminkan komitmen negara terhadap anak-anak Indonesia, terutama di daerah pedesaan. Program ini akan terus diperluas ke daerah terpencil agar semua anak dapat mendapatkan manfaatnya. Presiden memastikan bahwa anak-anak Indonesia, tanpa terkecuali, harus mendapatkan makanan bergizi di sekolah sebagai tanggung jawab Republik Indonesia.

Meskipun saat ini baru menyediakan satu kali makan sehari, Prabowo menegaskan bahwa program ini sudah merupakan pencapaian luar biasa bagi Indonesia. Meski banyak yang berharap akan peningkatan frekuensi makanan, Presiden menjelaskan bahwa anggaran negara harus dikelola dengan efisien agar program-program seperti MBG dapat terus berjalan dan memberikan manfaat kepada anak-anak Indonesia secara merata.

Source link