Pedro Acosta telah mencapai lompatan kualitas yang mengesankan, dibantu oleh faktor manusia dan teknis. Dia mengubah fokusnya setelah menyadari bahwa masa depannya terkait dengan KTM. Meskipun bertekad untuk mengakhiri kontraknya lebih awal, pabrik motor Austria menutup peluang untuknya. Acosta fokus pada kinerja terbaik setelah keputusan ini dan memperkenalkan fairing baru yang membantu penampilannya. Penampilan impresif di tiga balapan terakhir membuatnya naik podium dua kali dan mengumpulkan poin lebih banyak. Kini Acosta menempati peringkat kelima dalam klasemen poin setelah posisi kedua di Hungaria.
Prestasinya menarik perhatian, termasuk dari Marc Marquez, yang menggarisbawahi potensi Acosta di MotoGP. Marquez optimis bahwa Acosta bisa menjadi penguasa MotoGP jika terus mempertahankan performa saat ini. Dia menilai Acosta memiliki masa depan yang cerah dan bakat yang besar. Marquez selalu memperhatikan pembalap muda seperti Acosta, yang merupakan bagian dari agensi representasi bakatnya. Dia melihat potensi besar dalam pembalap muda seperti Máximo Quiles, yang telah menunjukkan prestasi gemilang di Moto3.
Dukungan terhadap pembalap muda terus berkembang di Spanyol, dengan sistem pembinaan yang efektif. Hal ini merefleksikan komitmennya terhadap masa depan balap motor di negara tersebut. Perhatian dan dukungan yang diberikan oleh para pembalap berpengalaman seperti Marquez dapat membantu menginspirasi generasi muda dalam menggapai kesuksesan di dunia balap motor. Penampilan mengesankan Acosta dan pembalap muda lainnya memberikan optimisme bagi masa depan MotoGP.





