Alex Marquez mengalami penurunan hasil pada balapan terakhir musim MotoGP 2025. Pembalap Spanyol ini berhasil berkompetisi dengan saudaranya, Marc, yang sedang menuju gelar kesembilan, hingga Grand Prix Belanda. Namun, di ‘La Catedral’, ia mengalami cedera jari tangan kiri setelah bersenggolan dengan Pedro Acosta. Setelah menjalani operasi, ia mampu kembali berkompetisi di Grand Prix Jerman. Namun, performanya mulai menurun setelah itu. Di Brno, ia finis di posisi ke-17 dan berakhir dengan kecelakaan di perlombaan berikutnya. Alasan dari penurunan performa ini, menurut Alex Marquez, adalah karena cedera yang ia alami sebelumnya.
Ketika disinggung tentang persaingan dengan Ducati, Alex Marquez mencatat bahwa mereka mengalami peningkatan performa yang signifikan. Ia merasa bahwa Ducati memiliki keuntungan di lintasan yang tidak sepenuhnya mendukung gaya berkendara timnya. Meskipun demikian, Alex tetap yakin bahwa timnya dapat kembali ke performa yang baik seperti di Austria. Dia juga mengungkapkan keyakinannya pada kemampuan tim Ducati untuk terus berkembang tanpa konsesi pada musim balap mendatang.
Dukungan dari Gigi Dall’Igna, yang memberikan semangat bersaing dan terus memperbaiki performa, dianggap Alex sebagai kunci kesuksesan bagi Ducati. Meskipun akan selalu ada rivalitas, baik Alex maupun Ducati siap untuk menghadapi tantangan ini. Dengan sikap kompetitif dan semangat perbaikan setiap hari, Alex yakin bahwa kedua tim akan terus berkembang dan meningkatkan performa mereka di masa depan.





