Zandvoort menjadi lintasan yang menarik bagi Fernando Alonso. Pembalap Aston Martin ini menunjukkan performa yang baik sepanjang akhir pekan, namun hasilnya tidak sesuai harapan saat balapan. Alonso hanya bisa finis di urutan kedelapan, meskipun awalnya memiliki harapan untuk meraih lebih baik. Meski merasa kecewa, Alonso yakin masih banyak yang bisa diperbaiki dalam strategi balapannya.
Aston Martin berhasil meraih 10 poin di Zandvoort, meskipun tidak sebaik ketika mereka berada di Budapest. Alonso merasa frustrasi dengan strategi pit-stop yang tidak berjalan sesuai rencana. Selama balapan, Alonso terjebak di belakang mobil dengan DRS, sulit untuk menyalip di trek yang berkelok-kelok.
Ketika safety car keluar, strategi balapan Alonso kembali terganggu. Pembalap asal Spanyol ini merasa tidak beruntung dengan keadaan selalu berubah saat mereka melakukan pit-stop. Meskipun begitu, Alonso berhasil finis di posisi kedelapan, meski ia merasa podium seharusnya bisa dicapai.
Prestasi kurang memuaskan ini membuat Alonso frustasi dan mengekspresikan kemarahannya di radio tim. Meskipun demikian, ia tetap optimis bahwa ada peluang untuk melakukan lebih baik di balapan mendatang. Aston Martin pun harus belajar dari kesalahan strategi dan fokus pada performa mobil agar bisa bersaing lebih baik di lintasan.





