Sejatinya, Pierre Gasly tak perlu khawatir akan posisinya di Alpine untuk musim Formula 1 2026. Meskipun ada peluang bagi Gasly untuk bergabung dengan tim papan atas pada 2027, ia memilih untuk tetap setia dengan Alpine. Meski demikian, Gasly tetap optimis dan bersabar dengan rencana pemulihan tim Alpine pascahasil yang mengecewakan pada 2025.
Alpine memang mengalami penurunan performa pada musim lalu, namun mereka telah mempersiapkan diri dengan lebih banyak sumber daya dan personel untuk menyambut peraturan baru. Gasly, yang telah mengalami tahun pertama yang menjanjikan di tim, telah memahami situasi ini dengan cermat. Meskipun beberapa rival seperti Williams fokus pada tahun 2026, Alpine tetap bekerja keras namun tanpa sorotan yang berlebihan.
Keputusan Gasly untuk bertahan dengan Alpine menunjukkan keyakinannya pada proyek tim ini, khususnya dengan penggunaan powertrain Mercedes yang diyakini akan bersaing di papan atas. Dukungan Gasly juga diharapkan memberikan kestabilan bagi Alpine, terutama setelah serangkaian pergantian manajemen. Pengaruh Gasly dan Steve Nielsen di tim diyakini dapat membawa Alpine kembali meraih kesuksesan di masa mendatang. Jika Gasly mampu membuktikan diri sebagai pemenang, langkahnya bersama Alpine pasti akan dianggap sebagai tindakan yang cerdas.





