Lap kedelapan dari 27 GP San Marino telah selesai, ketika Pedro Acosta melaju dari posisi kesembilan di grid ke posisi keempat, di ambang podium. Namun mendadak, pembalap tersebut terlihat keluar dari lintasan dan mengikuti sisi balapan tandingan karena masalah teknis. Beberapa detik kemudian, salah satu marshal terlihat mengambil rantai di tengah sirkuit. Rantai KTM Acosta yang putus dan terlempar ke udara. Rantai sederhana yang harganya tidak lebih dari 30 atau 40 euro (sekira Rp578 ribu-770 ribu) dan membuat pembalap Spanyol itu tidak memiliki kesempatan untuk menyelesaikan balapan dan meraih hasil yang baik. Acosta merasa frustasi karena memiliki posisi yang baik untuk menempati podium sebelum insiden tersebut terjadi. Sebelum kerusakan rantai, Acosta berhasil melakukan dua kali overtake, melewati Franco Morbidelli dan Fabio Quartararo, namun disayangkannya balapan harus berakhir dengan penyesalan. Setelah kejadian tersebut, Acosta merasa bahwa KTM harus segera memperbaiki masalah mekanis pada motornya. Meski mengalami kemunduran tersebut, Acosta tetap bersyukur karena berhasil mencapai salah satu start terbaik dalam karir balapannya. Acosta juga menekankan bahwa insiden semacam ini berpotensi berbahaya dan seharusnya tidak terjadi dalam balapan, karena dapat membahayakan keselamatan para pembalap.
Rantai dan Bahaya: Apa yang Terjadi Jika Kena Seseorang





