Marc Marquez menyelesaikan 47 lap tes terakhir MotoGP di Misano dengan catatan waktu tercepat keenam dari sesi pagi dan siang. Ducati memberinya berbagai suku cadang untuk meningkatkan performa Desmosedici GP25, meskipun Marquez lebih memilih untuk tetap dengan basisnya saat ini untuk mencapai tujuan utamanya, yaitu gelar juara dunia kesembilan. Untuk meraih gelar tersebut, Marquez harus mencetak tiga poin lebih banyak dari Alex Marquez di Jepang. Marquez tidak merasa tertekan dan merasa siap menghadapi tekanan untuk tampil lebih baik di balapan mendatang.
Di sisi lain, garasi Ducati kedatangan tamu penting, yaitu juara dunia Casey Stoner, yang berada di sisi garasi Francesco Bagnaia. Marquez melihat Stoner namun belum berbicara dengannya. Meskipun melihat banyak orang yang berusaha membantu Bagnaia dalam pit box, Marquez yakin bahwa dengan dukungan tersebut, pembalap dapat menemukan jalan terbaik untuk performa maksimal. Marquez juga mengingat dukungan Ducati pada tahun sebelumnya dan berharap hal yang sama terjadi lagi tahun ini.
Artikel juga memaparkan Selebrasi menakjubkan dari Marquez yang terinspirasi oleh Messi setelah kemenangan di Misano. Berbagai selebrasi Marquez yang terlihat mengesankan disertai dengan kemenangannya menunjukkan kegembiraan dan kebahagiaan atas hasil yang ia raih. Semua kemenangan ini merupakan langkah penting bagi Marquez dalam perjalanan menuju gelar juara dunia kesembilannya. Semua keprihatinan di paruh lain dari artikel, menjelaskan persiapan Marquez menjelang balapan penting di Jepang serta dukungan yang ia terima dari tim Ducati dan rekan satu timnya, membuat artikel ini menjadi gambaran lengkap dari karir dan persiapan Marquez.





