Percepatan Pembangunan Pelabuhan Patimban Subang: Langkah Terbaru untuk Pertumbuhan Ekonomi

by -452 Views

Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra, Ir. H. Bambang Haryo Soekartono (BHS), menekankan pentingnya akselerasi pembangunan Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Pelabuhan ini memiliki peran vital dalam mengatasi masalah kepadatan di Pelabuhan Tanjung Priok yang semakin meningkat.

BHS mengungkapkan bahwa Tanjung Priok saat ini hampir mencapai kapasitas maksimalnya dengan hampir 7 juta TEUs, mendekati angka maksimal 10 juta TEUs. Dengan pertumbuhan trafik kontainer mencapai 4-6 persen setiap tahun, dikhawatirkan akan terjadi kemacetan dan penumpukan kontainer dalam waktu 10-15 tahun ke depan. Oleh karena itu, percepatan pembangunan Pelabuhan Patimban dianggap sebagai satu-satunya solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Meskipun sudah menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN), BHS menyoroti lambatnya realisasi pembangunan Pelabuhan Patimban. Target yang seharusnya tercapai pada tahap pertama yaitu 3,5 juta TEUs pada tahun 2023 masih belum terwujud hingga tahun 2025. Ia juga menekankan pentingnya integrasi fungsional dengan kawasan industri Subang Smartpolitan agar dapat mendukung distribusi logistik dari kawasan industri di sekitarnya.

Kepala KSOP Kelas II Patimban, Mohd Arief Agustian, menyatakan bahwa saat ini sedang dilakukan pengembangan fase 1-2-1. Dengan penyelesaian pengembangan tersebut, kapasitas peti kemas di Pelabuhan Patimban diharapkan dapat meningkat menjadi 1,65 juta TEUs per tahun dan kapasitas kendaraan mencapai 600 ribu unit.

Dengan pengembangan ini, Pelabuhan Patimban diharapkan dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi baru bagi Jawa Barat dan Indonesia. Sehingga, pembangunan Pelabuhan Patimban dianggap sebagai langkah yang strategis dalam menangani masalah kepadatan yang ada di Pelabuhan Tanjung Priok serta mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan.

Source link