Mantan bos dan CEO tim Red Bull F1, Christian Horner, telah memutuskan untuk meninggalkan organisasi setelah mencapai kesepakatan terkait kompensasi. Horner dipecat dari peran sebagai bos tim setelah Grand Prix Inggris Juli lalu, setelah adanya ketegangan di belakang layar. Meskipun demikian, Horner masih akan terlibat dalam beberapa perusahaan yang terkait dengan Red Bull, seperti Red Bull Powertrains dan Red Bull Applied Technologies. Setelah menyetujui penyelesaian yang jumlahnya tidak diumumkan, Horner secara resmi akan meninggalkan organisasi ini pada hari Senin. Sebagai penggantinya, Laurent Mekies akan mengambil alih sebagai bos tim Red Bull Racing. Namun, masa depan Horner di dunia F1 masih belum jelas, dengan spekulasi mengenai kemungkinan bergabung dengan tim Alpine atau Cadillac F1 telah dibantah oleh pihak terkait. Meskipun begitu, Horner tetap berharap untuk tetap terlibat dalam industri otomotif terbesar di dunia.
Horner Deal: Kompensasi Red Bull F1





