Kontrak Rumah vs Pembelian: Cara Lebih Kaya Dari Investasi Properti

by -328 Views

Membeli Rumah atau Menyewa Rumah: Apa yang Sebenarnya Menguntungkan?

Banyak orang menganggap kepemilikan rumah sebagai salah satu tanda kesuksesan finansial. Namun, menurut Ramit Sethi, seorang miliarder dan bintang serial Netflix How to Get Rich, pandangan ini tidak selalu benar. Menurutnya, kepemilikan rumah seringkali diperbesar-besarkan, dan beberapa penelitian menemukan bahwa seseorang dapat merasa lebih leluasa secara finansial dengan menyewa rumah daripada membelinya.

Sethi mengungkapkan bahwa kepemilikan rumah merupakan investasi yang besar dan tidak boleh dianggap enteng. Dia merasa bahwa obsesi terhadap kepemilikan rumah tidaklah masuk akal, terutama saat ini ketika harga properti terus meningkat dan membawa dampak terutama pada generasi muda, orang tanpa uang, dan minoritas. Menurut Sethi, tidaklah salah jika seseorang memilih untuk menyewa rumah daripada membelinya.

Ada biaya-biaya tambahan yang harus dipertimbangkan selain pembayaran KPR, seperti pajak, utilitas, pemeliharaan, dan lain-lain. Sethi sendiri telah menyewa rumah di pasar persewaan termahal di AS, seperti San Francisco, New York, dan Los Angeles, dan merasa bahwa dengan menyewa, dia bisa menghasilkan lebih banyak uang daripada jika dia membeli rumah.

Meskipun nilai properti bisa meningkat dari waktu ke waktu, hasil investasi real estat tidak selalu sebaik pasar saham secara historis. Sethi menyarankan pembeli properti untuk mempertimbangkan apakah investasi di pasar saham lebih menguntungkan daripada di real estat. Dia juga memberikan contoh pribadi ketika menyewa sebuah apartemen di Manhattan, yang ternyata lebih hemat dibanding membeli apartemen di sebelahnya setelah menghitung biaya dan pemeliharaan.

Sethi mendorong orang untuk selalu melakukan kalkulasi mendalam sebelum memutuskan apakah lebih baik untuk membeli atau menyewa rumah, serta menginvestasikan selisih biaya ke dalam investasi lain. Jadi, membayar sewa bisa menjadi keputusan keuangan yang lebih baik daripada membeli rumah, terlepas dari tekanan sosial untuk memiliki properti sendiri.

Penelitian: HAA/ven

(Source: CNBC Indonesia)

Source link