Mantan prinsipal Haas, Guenther Steiner, membagikan pandangannya tentang keputusan Ferrari untuk mengganti Carlos Sainz dengan Lewis Hamilton. Menurut Steiner, ada beberapa anggota tim Ferrari yang mungkin menyesal dengan keputusan tersebut. Sainz sendiri telah menemukan rumah baru di Williams setelah empat tahun bersama Ferrari dan berhasil meraih podium pertamanya di F1 GP Azerbaijan.
Dalam sebuah sesi tanya jawab, Steiner menyatakan bahwa mungkin ada penyesalan di pihak Ferrari karena Sainz telah menunjukkan performa yang baik dengan rekan setim barunya. Meskipun Hamilton telah memenangi balapan sprint di Cina bersama Ferrari, namun ia belum pernah meraih podium di grand prix bersama tim tersebut. Steiner juga memberikan pandangannya tentang biaya investasi yang lebih tinggi yang dibutuhkan untuk mempertahankan Hamilton dibandingkan dengan Sainz.
Sementara itu, Steiner juga menyoroti bahwa dengan Sainz bergabung dengan Williams, tim tersebut dapat fokus untuk membalap tanpa harus terganggu dengan masalah atau keresahan di dalam tim. Meskipun ada pertanyaan tentang apakah keputusan Ferrari mengganti Sainz dengan Hamilton adalah yang terbaik, namun yang pasti adalah Sainz telah memperlihatkan performa yang solid sejak bergabung dengan tim barunya, Williams.





