Kiandra Ramadhipa meraih kemenangan spektakuler dalam balapan yang dilangsungkan dalam kondisi dingin dengan suhu udara dan lintasan mencapai 20 derajat Celcius. Meskipun memulai balapan dari posisi ke-24, remaja Indonesia ini mampu mengejutkan banyak orang dengan kinerja gemilangnya. Dengan start yang bagus, Kiandra berhasil naik ke posisi ke-16 di lap kedua, tetapi kemudian turun satu tingkat sebelum merangkak naik kembali ke posisi ke-12. Dia terus meningkatkan posisinya hingga masuk ke jajaran 10 besar.
Semakin mendekati kelompok pembalap terdepan, Kiandra terlibat dalam persaingan yang semakin sengit di posisi ke-10 dan 11. Namun, pada lap ke-7, Kiandra mulai maju dengan stabil di posisi ke-9 sebelum naik lagi. Dengan strategi yang tepat, ia berhasil berada di posisi ketiga sebelum akhirnya mengambil alih pimpinan balapan dari Carlos Cano. Meskipun sempat disalip dan bersenggolan dengan lawan-lawannya, Kiandra tetap fokus dan berhasil meraih kemenangan dengan selisih hanya 0,007 detik di depan pembalap lawan.
Setelah balapan, Kiandra menyatakan rasa syukurnya atas kemenangan yang diraihnya. Dengan penuh emosi, dia mengucapkan terima kasih kepada Astra Honda Racing Team, Junior Talent Team, sponsor, dan keluarganya. Kemenangannya ini juga membawanya naik ke peringkat ketiga dalam klasemen dengan total 129 poin. Di sisi lain, Veda Ega Pratama, yang turun di kategori JuniorGP, mengalami kurang beruntung dengan finis di posisi keenam dan ketujuh dalam dua balapan yang berbeda. Juara JuniorGP 2025 akhirnya diraih oleh Brian Uriarte.
Kisah sukses Kiandra Ramadhipa ini menjadi salah satu momen bersejarah dalam karirnya sebagai pembalap muda berbakat Indonesia. Dengan semangat juang yang tinggi dan dukungan yang kuat, ia terus menunjukkan potensinya di kancah balap internasional. Semoga prestasinya ini dapat menginspirasi generasi muda Indonesia untuk menggapai mimpi dan meraih kesuksesan di dunia olahraga.





