Keputusan Ott Tanak untuk mundur dari dunia reli secara penuh waktu dianggap sebagai kehilangan besar oleh mantan rekan setimnya, Elfyn Evans, yang saat ini memimpin klasemen sementara. Tanak mengumumkan rencananya untuk meninggalkan Hyundai dan istirahat dari kompetisi WRC setelah finis keempat di Reli Jepang akhir pekan lalu. Meskipun alasan Tanak adalah untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarganya, Evans dan rekan-rekan lainnya merasa bahwa keputusan tersebut akan membuat dunia reli menjadi lebih buruk. Sebagai juara WRC 2019, Tanak menegaskan bahwa ini bukanlah perpisahan yang permanen, meskipun mengejutkan banyak orang di dalam dunia reli.
Elfyn Evans, yang saat ini bersiap untuk bergabung dengan Toyota di WRC 2022, menyayangkan kepergian Tanak dari kejuaraan. Menurut Evans, Tanak adalah karakter penting dalam olahraga dan kehilangannya akan dirasakan oleh semua orang. Meskipun banyak yang memahami keputusan Tanak, rivalnya, Sebastien Ogier, juga merasa sedih melihatnya mundur. Ogier sendiri juga akan mengurangi komitmennya di WRC untuk menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarganya di masa mendatang.
Dengan dua pereli top dunia meninggalkan WRC untuk alasan pribadi, hal ini memunculkan pertanyaan tentang masa depan kejuaraan ini. Meski demikian, harapan tetap ada untuk melihat Tanak dan Ogier kembali bersaing meskipun dengan peran yang mungkin berbeda. Keputusan ini memperlihatkan bagaimana faktor keluarga juga berpengaruh pada atlet profesional dalam menjalani kariernya, terlepas dari popularitas dan keberhasilan mereka di dunia olahraga.
