Penulisan ini bertujuan untuk mengulas tragedi di Kolombia yang terjadi 40 tahun lalu, ketika Gunung Nevado del Ruiz meletus dan menewaskan ribuan warga Armero. Dalam konteks ini, penting untuk membangun kesadaran akan mitigasi bencana dan tanggung jawab pemerintah dalam hal ini. Bahkan, alam tidak bisa diprediksi, sehingga mitigasi bukan hanya pilihan, tetapi keharusan bagi masyarakat dan pemerintah.
Pada saat tragedi tersebut, gunung tersebut sudah menunjukkan tanda-tanda aktivitas vulkanik sejak tahun sebelumnya. Para ilmuwan internasional telah memberikan peringatan kepada pemerintah Kolombia, dan segala persiapan mitigasi sudah disusun dengan detail. Namun, pemerintah terlambat dalam respons dan tidak mengambil tindakan yang dibutuhkan. Hal ini menyebabkan letusan gunung yang melumpuhkan kota Armero, mengakibatkan puluhan ribu korban jiwa dan kerugian ekonomi yang besar.
Dari tragedi ini, pelajaran penting yang bisa diambil adalah bahwa mitigasi bencana harus menjadi prioritas bagi setiap pemerintah dan masyarakat di daerah rawan bencana. Kecepatan respons, tanggung jawab, dan kesiapan masyarakat sangat diperlukan untuk mengurangi dampak yang mungkin terjadi. Sejarah Armero yang kini menjadi wilayah tak berpenghuni menjadi kenangan yang menyayat hati, mengingat betapa pentingnya kesigapan dalam menghadapi bencana alam.





