Riset yang dilakukan oleh BRI Research Institute mengungkapkan bahwa pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memberikan dampak positif terhadap omzet usaha pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan peningkatan hingga double digit. Berdasarkan survei terhadap 2.928 responden penerima pinjaman BRI, mayoritas debitur mengalami kenaikan omzet usaha setelah memperoleh pembiayaan, dimana 45,9% melaporkan kenaikan omzet di kisaran 5%-15%.
Survei ini juga menunjukkan bahwa aktivitas usaha UMKM terus menunjukkan tren perbaikan seiring dengan akses yang meningkat terhadap pembiayaan produktif. Debitur KUR cenderung mengalami peningkatan omzet usaha setelah menerima pinjaman, dan dampak positif pembiayaan juga terjadi pada pinjaman sebelumnya. Program KUR terbukti efektif dalam mendorong pertumbuhan usaha UMKM.
Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menjelaskan bahwa penyaluran KUR menunjukkan komitmen BRI dalam mendukung pilar meningkatkan lapangan kerja dan mendorong kewirausahaan. Program KUR, yang merupakan inisiatif pemerintah untuk meningkatkan akses pembiayaan kepada UMKM, telah berhasil mendukung pertumbuhan usaha UMKM di Indonesia.
Hingga Oktober 2025, BRI telah menyalurkan KUR senilai Rp147,2 triliun kepada 3,2 juta debitur, mendukung pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan pertumbuhan nasional melalui sektor UMKM. Kinerja positif BRI dalam menyalurkan KUR menegaskan peran bank ini sebagai agen pembangunan yang mendukung UMKM untuk tumbuh dan bersaing di pasar secara tangguh.





