Soeharto, dikenal sebagai Bapak Pembangunan, berhasil membangun Indonesia melalui program ekonomi dan infrastruktur selama masa kepresidenan. Namun, di balik prestasinya, terdapat kisah yang kurang diketahui. strategi intelijen diungkapkan oleh Kepala BAKIN (kini BIN), Yoga Sugomo, dalam bukunya Jenderal Yoga: Loyalis di Balik Layar (2018). Pada awal 1980-an, Yoga dan rekannya Ali Moertopo merasa bahwa sudah waktunya Soeharto turun dari jabatan presiden setelah 15 tahun berkuasa. Untuk melancarkan operasi ini, mereka menciptakan citra “Bapak Pembangunan Nasional” sebagai sinyal halus agar Soeharto mundur dengan terhormat. Namun, strategi ini justru dimanfaatkan oleh Soeharto untuk memperkuat kekuasaannya, sehingga gelar tersebut malah menjadi instrumen legitimasi kekuasaan. Pada akhirnya, Soeharto tetap memegang kekuasaan selama tujuh periode hingga 1998. Operasi rahasia ini mengungkap fakta mengejutkan di balik sebutan “Bapak Pembangunan” yang melekat pada sosok Soeharto.
Operasi Rahasia Intel di Balik Soeharto: Bapak Pembangunan





