Pahlawan RI yang Dulunya Preman Pasar Senen: Siapakah Mereka?

by -61 Views

Imam Syafei atau yang lebih dikenal sebagai Bang Pi’ie merupakan salah satu sosok yang tidak mengikuti stereotip pahlawan tanpa cela. lahir pada Agustus 1923, Bang Pi’ie memiliki kepribadian keras kepala dan nasionalis yang kuat sejak kecil. Meskipun hidupnya keras di Pasar Senen sebagai anak jalanan yang sering mencuri sayuran untuk bertahan hidup, dia peduli pada sesama pribumi dan membenci penjajahan Belanda.

Dari lingkungan tersebut, Bang Pi’ie membentuk kelompok 4 Sen yang berfungsi sebagai sistem perlindungan ala preman untuk menjaga ketertiban pasar. Dia berhasil menjadi penguasa wilayah Senen setelah menaklukkan jagoan-jagoan besar di daerah tersebut. Penentangan Bang Pi’ie terhadap Belanda dimulai setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada tahun 1945.

Bersama pasukan Barisan Bambu Runcing yang kemudian berubah menjadi Laskar Rakyat Jakarta, Bang Pi’ie berhasil membantu TNI mengusir pasukan Belanda dari wilayah tersebut. Meskipun akhirnya direkrut menjadi anggota TNI, banyak pengikut Bang Pi’ie merasa kecewa karena tidak diterima menjadi tentara. Oleh karena itu, Bang Pi’ie mendirikan organisasi Cobra untuk menampung mereka.

Keberhasilan Bang Pi’ie dalam menggerakkan massa dan mengendalikan situasi kota membuatnya diangkat menjadi Menteri Urusan Keamanan Jakarta pada tahun 1966. Namun, kejayaannya tidak bertahan lama setelah ditangkap dengan tuduhan terlibat G30S/PKI ketika Soeharto naik ke tampuk kekuasaan. Meskipun tidak pernah terbukti bersalah, banyak yang menduga penangkapan tersebut terjadi karena kesetiaannya pada Soekarno.

Setelah bebas pada tahun 1975, Bang Pi’ie hidup dalam bayang-bayang dan akhirnya meninggal dunia. Meskipun namanya hampir tak tercatat dalam sejarah, Bang Pi’ie adalah seorang pejuang sejati yang rela mengangkat senjata demi kemerdekaan bangsanya.

Source link