Ancaman Aprilia terhadap Ducati: Mitos atau Kenyataan?

by -159 Views

Aprilia, pabrikan motor yang menunjukkan pertumbuhan yang signifikan tahun ini, diyakini oleh banyak orang dapat mengancam dominasi Ducati. Jorge Martin, yang harus berjuang dengan cedera, menjadi penopang Aprilia dalam persaingan ini. Namun, saat melihat data dari musim ini, terlihat bahwa stagnasi Ducati adalah fakta yang sulit dihindari.

Pada musim ini, Ducati berhasil meraih 17 kemenangan dari 22 balapan, dengan 44 podium dari total 66 balapan. Meskipun angka yang mereka raih sedikit menurun dari musim sebelumnya, tetap saja impresif. Ducati mencetak 768 poin dari total 814 poin yang dipertaruhkan, menunjukkan keberhasilan sebesar 94 persen.

Namun, ada beberapa faktor yang mengubah gambaran ini. Ducati sekarang hanya berkompetisi dengan enam motor, bukan delapan seperti sebelumnya. Marc Marquez, salah satu pembalap andalan Ducati, mengalami cedera parah di awal musim. Kehilangan Marquez dalam beberapa balapan membuat prestasi Ducati sedikit menurun, meskipun masih terbilang tinggi.

Di sisi lain, Aprilia menunjukkan peningkatan yang signifikan dari musim sebelumnya. Dari satu kemenangan pada tahun 2024, mereka meningkat menjadi empat kemenangan pada musim ini. Total poin yang mereka raih juga mengalami peningkatan yang cukup besar. Meskipun demikian, Marco Bezzecchi dari Aprilia tidak menganggap bahwa mereka merupakan ancaman serius bagi Ducati.

Menariknya, Honda juga mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun 2024 ke 2025. Luca Marini membawa Honda keluar dari konsesi peringkat D di Valencia, menunjukkan performa yang solid. Meskipun begitu, Aprilia dan Honda masih harus bekerja keras untuk menyaingi kekuatan Ducati di lintasan MotoGP.

Source link