Kejutan Ekonomi: Negara Kaya Alami Inflasi 600%

by -62 Views

Pada tahun 1965, perhatian dunia tertuju pada Indonesia, sebuah negara yang kaya akan sumber daya alam namun mengalami krisis ekonomi yang sangat parah. Inflasi melonjak hingga 600%, ekspor menurun, hutang bertambah, dan cadangan devisa menyusut. Sebelumnya, Indonesia telah menunjukkan kekuatannya sebagai kekuatan baru dunia ketiga, dengan membangun proyek-proyek besar seperti stadion, gedung internasional, dan infrastruktur lainnya. Sayangnya, semua kegemerlapan itu hanyalah ilusi semata.

Merosotnya ekonomi Indonesia pada tahun 1965 disebabkan oleh pilihan kebijakan yang tidak realistis. Pemerintah mengalihkan dana besar untuk proyek politik dan proyek prestisius lainnya, seperti Asian Games 1962 dan konfrontasi militer di Malaysia. Hal ini menyebabkan lonjakan anggaran yang signifikan, dengan defisit APBN yang semakin meluas.

Untuk mengatasi defisitnya, pemerintah memutuskan untuk mencetak uang baru, yang justru memicu inflasi yang tidak terkendali. Nilai rupiah pun terus merosot, dan kebijakan sanering yang dilakukan oleh pemerintah gagal meredam inflasi. Infrastruktur dasar yang rusak juga membuat kondisi ekonomi semakin buruk, dengan pengiriman barang yang terhambat dan biaya distribusi yang meningkat.

Krisis ekonomi yang parah ini akhirnya membawa Indonesia ke titik terendah sejak kemerdekaannya. Namun, situasi mulai membaik setelah Soeharto mengambil alih kekuasaan. Dia berhasil mengubah kebijakan ekonomi Indonesia dari tertutup menjadi terbuka, sehingga pada tahun 1967 inflasi mulai turun dan kembali normal pada tahun 1970-an.

Source link