Saat Harimau Berkeliaran di Ancol: Ancaman Terkam Warga

by -58 Views

Pernahkah Anda mendengar tentang fakta sejarah kelam mengenai hubungan manusia dan harimau di Jakarta (dahulu Batavia)? Beberapa ratus tahun lalu, harimau Jawa di Indonesia tidak dilindungi seperti sekarang, bahkan dianggap sebagai ancaman bagi warga. Hal tersebut mengakibatkan perburuan besar-besaran yang melibatkan hingga 800 orang pemburu dan pada akhirnya menyebabkan kepunahan harimau Jawa. Salah satu perburuan terbesar terjadi di Jakarta (dahulu Batavia) sebagai respons terhadap berkeliarannya hewan buas itu di jalanan kota.

Kisah teror harimau di Jakarta dimulai beberapa ratus tahun lalu saat Jakarta masih didominasi oleh hutan lebat. Manusia hidup di bawah tekanan sistem kolonialisme dan juga menghadapi ancaman nyata dari harimau Jawa yang berkeliaran bebas. Sejarawan Peter Boomgaard mencatat bahwa antara tahun 1633 hingga 1687, terdapat sekitar 30 laporan mengenai serangan atau pembunuhan orang oleh harimau.

Kebanyakan serangan terjadi di sekitar kebun tebu yang menjadi habitat harimau Jawa. Ladang tebu yang rimbun seringkali menjadi tempat berkeliaran harimau untuk mencari makanan seperti babi. Serangan harimau tidak hanya terjadi di ladang, tapi juga di jalanan. Berbagai serangan harimau terjadi di berbagai tempat di Jakarta, termasuk Ancol, yang membuat banyak korban.

Pemerintah kolonial pada saat itu akhirnya turun tangan untuk melindungi penduduk dan pekerja di sekitar Jakarta. Mereka menyelenggarakan perburuan harimau dan memobilisasi hingga 800 orang untuk melibatkan diri dalam perburuan besar-besaran. Hadiah uang tunai diberikan kepada pemburu bergantung pada ukuran serta tingkat keganasan harimau yang berhasil ditangkap.

Perburuan terhadap harimau Jawa tidak hanya terjadi di Jakarta, tapi juga di berbagai wilayah Jawa. Perburuan harimau menjadi fenomena yang masif karena perubahan ekonomi dan perkebunan yang memicu konflik antara manusia dan hewan liar. Akibat dari perburuan yang berlangsung selama bertahun-tahun, populasi harimau terus menurun hingga pada akhirnya harimau Jawa dinyatakan punah pada tahun 1980-an.

Source link