Frederic Vasseur, kepala tim Ferrari, membela keputusan Scuderia untuk memfokuskan sumber daya mereka pada aturan baru Formula 1 2026 meskipun mengalami penurunan performa. Hal ini merupakan tantangan bagi semua tim menghadapi era baru F1 dengan keterbatasan anggaran dan pengujian aerodinamis. Ferrari beralih ke sumber daya mereka untuk tahun 2026 pada akhir April, meskipun hal ini memungkinkan mereka kehilangan posisi P2 yang mereka pegang sebelumnya. Performa buruk tim ini dalam tiga grand prix terakhir membuat mereka matematis terpental ke posisi keempat setelah Grand Prix Qatar.
Vasseur menyatakan bahwa keputusan tersebut dilatarbelakangi oleh ketidakpastian dalam mengembangkan mobil SF-25 untuk mengejar McLaren. Meskipun para pembalap seperti Charles Leclerc dan Lewis Hamilton mengalami kesulitan dalam memaksimalkan kinerja mobil, Ferrari tetap memilih untuk fokus pada mobil 2026. Meskipun tampak ada kekecewaan dari para pembalap, Vasseur meyakinkan bahwa keputusan ini didasari penilaian yang rasional.
Menurut Vasseur, tantangan utama yang dihadapi Ferrari adalah masalah pengaturan mobil. Perubahan aturan di F1 membuat persaingan semakin ketat, di mana kesalahan kecil dapat mengakibatkan hasil yang signifikan. Meskipun Ferrari mengalami kesulitan belakangan ini, Vasseur memastikan bahwa tim akan terus bekerja keras untuk memperbaiki kinerja mereka dan mencari peluang untuk kembali bersaing di papan atas.





