Warga Minang Sumbang Emas 14 Kg untuk Beli Pesawat: Kontribusi Luar Biasa

by -132 Views

Minangkabau, Indonesia – Keberhasilan Indonesia dalam mencapai kemerdekaan tidak lepas dari kontribusi masyarakat Minangkabau yang luar biasa. Pada awal kemerdekaan, para warga Minangkabau, terutama para ibu, dengan sukarela menyumbangkan harta mereka untuk kepentingan negara.

Pada September 1947, Mohammad Hatta, proklamator asal Minangkabau, menggagas pembentukan panitia pengumpulan emas untuk membeli pesawat. Indonesia membutuhkan pesawat untuk keperluan diplomasi, perang, dan angkutan. Namun, dengan kondisi keuangan pemerintah yang terbatas, bantuan dari masyarakat, termasuk dari masyarakat Minang, sangatlah penting.

Para ibu Minang sejak dulu aktif dalam membeli emas untuk ditabung. Hal ini memberikan kemudahan dalam menjalankan permintaan tersebut. Dari kontribusi tersebut, terkumpul 14 kilogram emas dengan nilai setara Rp 31 miliar pada saat ini. Seluruh emas tersebut kemudian diserahkan kepada Angkatan Udara Republik Indonesia.

Melalui kerjasama dengan beberapa pihak, Pemerintah Indonesia berhasil membeli pesawat Avro Anson yang kemudian dioperasikan dengan kode penerbangan RI-003. Pesawat ini berperan penting dalam mendukung keperluan angkutan dan diplomasi Indonesia. Meskipun pesawat RI-003 mengalami kecelakaan pada 14 Desember 1947 dan menewaskan dua penerbangnya, kontribusi masyarakat Minangkabau dan Aceh dalam pembelian pesawat pada awal kemerdekaan menjadi bagian sejarah yang patut dihargai.

Source link