Para pembalap dari tim VR46 menunjukkan performa yang solid di kejuaraan, dengan Fabio Di Giannantonio menempati posisi keenam di depan Franco Morbidelli. Namun, dalam perspektif yang berbeda, Marc Marquez dan Alex Marquez finis di dua posisi teratas, dengan perolehan poin yang jauh lebih tinggi. Pada GP25 yang rumit, Di Giannantonio mengalami perjalanan yang naik turun selama musim panas, di mana ia menghadapi tantangan teknis dan kurang konsistensi dalam hasilnya. Menurutnya, memiliki motor pabrikan memiliki sisi baik dan buruknya, dengan beberapa bagian perlu pengembangan dan pemahaman yang lebih dalam.
Di musim 2025, Di Giannantonio berhasil meraih empat podium, namun hanya menyelesaikan tujuh balapan di lima besar. Di sisi lain, Franco Morbidelli juga tidak konsisten dalam hasilnya, meskipun baru bergabung dengan tim. Meskipun mencetak delapan kali finis di lima besar, Morbidelli juga mengalami cedera yang memengaruhi performanya. Performa keduanya membawa tim VR46 ke posisi ketiga dalam kejuaraan tim, namun terpaut jauh dengan tim Gresini yang menunjukkan hasil yang lebih baik.
Meskipun masih ada hal-hal yang perlu ditingkatkan, musim 2025 VR46 tetap menjadi salah satu musim terbaik sejak kedatangannya pada 2022. Dengan tujuan untuk terus memperbaiki konsistensi dan performa, VR46 berusaha untuk mengejar ketertinggalannya dari tim-tim pesaingnya di musim depan. Dengan pencapaian yang telah diraih, VR46 tetap fokus untuk terus berkembang dan menghadapi tantangan dalam dunia balap MotoGP.





