Pelatihan Kemenkop untuk Mamak Perajin Tenun NTT.

by -139 Views

Kementerian Koperasi (Kemenkop) mengadakan pelatihan Ayo Berkoperasi bagi para Mamak-Mamak perajin tenun di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Acara ini berfokus pada pelatihan perkoperasian dan coaching clinic. Sita Ferry Juliantono dari Bidang VI Solidaritas Perempuan Untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih, berharap para peserta dapat bergabung dengan koperasi yang sudah ada seperti KSP Tanaoba Lais Manekat (TLM).

Pelatihan tersebut dihadiri oleh 150 Mamak-Mamak perajin tenun dan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk menjadi anggota koperasi. Selain itu, mereka juga diberikan kesempatan untuk membentuk koperasi sendiri atau bergabung dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Keikutsertaan koperasi besar seperti KSP TLM dalam kegiatan Seruni-Dekranas diapresiasi oleh Sita sebagai pemicu semangat masyarakat untuk berpartisipasi dalam koperasi.

Sita juga mendorong koperasi besar seperti KSP TLM untuk merekrut anggota baru dari masyarakat setempat agar lebih banyak orang dapat merasakan manfaat dari bergabung dengan koperasi. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan semangat berkoperasi di masyarakat semakin membara. Keberlangsungan kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, seperti Kementerian Koperasi yang menyediakan booth coaching clinic dan booth bazaar produk koperasi.
Berbagai produk unggulan seperti kain, baju, dan tas yang berasal dari tenun dipamerkan dalam bazaar ini. Semua kegiatan ini merupakan bagian dari kerjasama antara Seruni, TP PKK NTT, dan Dekranasda NTT dalam merayakan Hari Ibu dan HUT ke-67 Provinsi NTT.

Selain itu, pelatihan ini juga melibatkan berbagai kegiatan lainnya seperti penanaman pohon cendana dan asam, bantuan pupuk, serta peluncuran Gerai PKK Freshmart. Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lana, menyambut baik kehadiran Seruni dan berharap program tersebut dapat memberikan manfaat serta memperkuat pemberdayaan ekonomi keluarga. Kegiatan ini diselenggarakan dengan semangat Kolaborasi untuk Timur, Terang, Berdaya, dan Sejahtera sebagai fokus program.

Source link