Raul Fernandez mengalami musim MotoGP 2025 yang sangat menantang, mulai dari keputusan untuk berhenti hingga kemudian meraih kemenangan Grand Prix pertamanya di kelas tertinggi. Awalnya, pembalap Trackhouse-Aprilia ini berjuang di posisi 19 dengan hanya enam poin, sementara rekan setimnya, Ai Ogura, tampil lebih baik. Namun, setelah balapan di Jerez, Raul merasa perlu mencari solusi drastis jika situasinya tidak berubah.
Perlahan namun pasti, pembalap Spanyol tersebut mulai menemukan performa terbaiknya, dengan peringkat meningkat dan prestasi positif seperti finis kelima di Brno. Saat uji coba terakhir di Valencia, Aprilia mengakhiri musim dengan finis 1-2 di Valencia dengan Raúl Fernández di podium, menandai akhir musim yang mengesankan.
Meskipun awalnya belum memiliki suku cadang baru, Raul kemudian menjadi pembalap pertama yang menggunakan sasis baru dari Aprilia dan menerima paket aerodinamika baru. Meski kecewa tidak diikutsertakan dalam pengembangan motor 2025, pembalap 25 tahun ini tetap fokus untuk memberikan yang terbaik di lintasan.
Meskipun terkadang merasa terkejut dengan banyaknya bagian aerodinamis baru di garasi tim, Raul memahami pentingnya strategi Aprilia dalam pengembangan motor. Pabrikan asal Noale tersebut tetap berpegang pada rencana mereka dengan mengandalkan pembalap-pembalap lain untuk menguji suku cadang baru.
Program uji coba Aprilia di musim dingin nanti akan menjadi momen penting bagi Raul dan tim untuk terus mengembangkan motor mereka. Meski harus menyesuaikan diri dengan kebijakan pabrik, pembalap Spanyol ini tetap berkomitmen untuk memberikan segalanya dalam balapan MotoGP.





