Pemasangan Jembatan Darurat Protokol Jalan Sicincin-Bukittinggi: Target Awal Januari

by -103 Views

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat sedang berupaya menangani kondisi putus pada jalan provinsi ruas Sicincin–Simpang Balingka di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut langsung instruksi Menteri PU, Dody Hanggodo, ketika melakukan kunjungan kerja ke lokasi bencana.

Fokus utama dari upaya penanganan saat ini adalah percepatan pembangunan jembatan darurat di KM 74+800 di lokasi Jembatan Malalak yang terputus total akibat banjir bandang Sungai Batang Aia Malalak. Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pemulihan konektivitas pascabencana menjadi prioritas utama pemerintah, mengingat pentingnya konektivitas jalan di wilayah Sumatera Barat sebagai penghubung mobilitas antardaerah.

Dalam rangka mempercepat proses pemulihan, Kementerian PU bekerja sama dengan Hutama Karya Infrastruktur (HKI) dan pemerintah daerah setempat telah mobilisasi sejumlah alat berat ke lokasi terdampak, termasuk excavator, loader, dan dump truck. Selain itu, akan ada tambahan 7 unit alat berat yang sedang dalam perjalanan menuju lokasi untuk memperkuat penanganan darurat.

Pada bagian teknis, Kementerian PU akan membangun jembatan darurat tipe Armco (bailey) untuk mengatasi jembatan putus. Material jembatan sedang dalam proses pengiriman dari Palembang, Sumatera Selatan, dimana diharapkan tiba di lokasi pada hari Senin (22/12/2025). Proses pemasangan jembatan darurat ini diperkirakan berlangsung selama dua minggu, dengan harapan dapat dilewati pada awal Januari 2026.

Di samping penanganan jembatan putus, ruas jalan Sicincin–Malalak juga mengalami kerusakan parah akibat longsor di beberapa titik. Data sementara menunjukkan bahwa bencana banjir dan longsor telah berdampak pada beberapa titik jalan provinsi dan kabupaten di Kabupaten Agam. Jalur ini memiliki peran vital sebagai jalur alternatif penghubung antara Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi, dan Kota Padang.

Masyarakat secara positif merespons upaya pemerintah dalam menangani perbaikan jalan dan jembatan yang rusak akibat bencana alam. Melalui penanganan intensif yang dilakukan BPJN Sumatera Barat, diharapkan akses Sicincin–Simpang Balingka dapat segera pulih demi keberlangsungan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Kabar terbaru dapat diakses di VRITIMES.

Source link