Toyota mempersembahkan berbagai kendaraan dalam Reli Dakar di Arab Saudi, termasuk Hilux T1 yang dipercaya tangguh oleh beberapa pereli independen. Sebanyak 19 mobil terdaftar sebagai peserta di kelas Ultimate. Toyota Afrika Selatan telah meninjau secara menyeluruh Hilux, dengan meningkatkan GR Hilux IMT Evo dengan tangguh, kokpit yang lebih nyaman, dan performa yang handal di medan pasir. Tim Toyota Gazoo Racing W2RC berencana untuk memulai dengan empat mobil, namun akhirnya hanya tiga mobil yang akan ikut serta di kompetisi tersebut.
Sebelum kompetisi Dimulai, Juan Cruz Yacopini mengalami kecelakaan serius di Argentina, negara asalnya. Yacopini terluka saat melompat ke dalam air dan mengalami cedera tulang belakang. Oleh karena itu, Yacopini tidak dapat berpartisipasi dalam Reli Dakar, sehingga navigatonya, Daniel Oliveiras, juga tidak ikut serta dalam kompetisi. Yacopini mengalami ketidakpastian terkait cederanya, dan Oliveiras berharap Yacopini akan pulih sepenuhnya meskipun kemungkinan besar tidak akan balapan lagi di level tertinggi.
Salah satu pesaing kuat dari Toyota adalah Yazeed Al-Rajhi dan Timo Gottschalk, yang akan kembali membalap untuk tim Overdrive. Meskipun mengalami cedera serius sebelumnya, mereka berhasil pulih dan kembali ke jalur kompetisi. Perjalanan mereka telah penuh dengan tantangan, termasuk kecelakaan di Reli Yordania pada April dan absen dari Reli Maroko. Meski demikian, mereka berhasil meraih kemenangan di sejumlah ajang balap di Arab Saudi.
Selain itu, ada tim swasta Energylandia dari Polandia yang mengandalkan Toyota. Keluarga Goczal, dengan Eryk Goczal sebagai pembalapnya, telah mengalami perjalanan yang berliku di dunia balap. Toyota telah membuktikan eksistensinya dengan meraih total empat kemenangan secara keseluruhan di Reli Dakar. Meskipun Hadirnya Toyota di Reli Dakar tahun ini menjanjikan persaingan sengit, dengan berbagai tim dan pembalap yang siap bersaing demi meraih kemenangan.





