Operasi Rahasia AS Lemahkan Pemerintah RI Digagalkan TNI

by -83 Views

Pada suatu waktu, operasi rahasia oleh CIA yang dilakukan di Venezuela hampir saja terjadi di Indonesia pada tahun 1958. Namun, upaya tersebut digagalkan setelah TNI berhasil menembak jatuh pesawat tempur mata-mata CIA dan menangkapnya, menurut laporan di CNBC Insight. Kejadian ini terjadi saat gerakan Permesta meletus di Sulawesi sebagai reaksi terhadap pemerintah pusat yang dianggap terlalu sentralistis. Sejak April 1958, terdapat laporan pengeboman wilayah di Ambon dari udara yang menimbulkan kewaspadaan di kalangan TNI terhadap pesawat tempur.

Kondisi semakin tegang ketika pesawat B-26 terlihat melakukan serangan di wilayah perairan Ambon, yang kemudian dihadapi oleh kapal TNI Angkatan Laut. Meskipun sempat terbang menjauh dan terbakar di udara, dua awak pesawat berhasil selamat, dengan salah satunya ditangkap dan terungkap sebagai warga negara AS bernama Allen Lawrence Pope. Penangkapan Pope memicu kemarahan Presiden Soekarno yang meyakini bahwa Pope merupakan agen CIA, seperti yang dicatat dalam buku karya Audrey Kahin dan George Kahin.

Pemerintah AS sebelumnya membantah keterlibatan mereka dalam insiden tersebut, namun berkas rahasia CIA yang kemudian terbuka ke publik membuktikan sebaliknya. Dokumen tersebut mengungkap alasan di balik operasi rahasia tersebut, yang sebagian besar terkait dengan pandangan CIA terhadap Presiden Soekarno yang dianggap condong ke arah komunisme. Selain itu, daerah-daerah luar Indonesia dipandang sebagai alat tekanan politik terhadap kekuasaan pusat di Jawa.

Penangkapan Allen Pope menjadi bukti nyata bahwa Indonesia hampir saja menjadi medan operasi rahasia CIA, tetapi berhasil digagalkan oleh TNI. Meskipun demikian, operasi rahasia tersebut tetap berjalan tanpa ketahuan publik mengenai potensi operasi rahasia selanjutnya yang mungkin terjadi sebelum dokumen-dokumen CIA diungkap ke publik.

Source link