Menteri Agama Menolak Rumah Dinas & Uang Rp200 Juta: Kisah Menarik

by -62 Views

KH Saifuddin Zuhri, mantan Menteri Agama era Soekarno, menjadi contoh teladan dengan hidupnya yang sederhana dan menolak praktik KKN. Saifuddin, yang menjabat sebagai Menteri Agama ke-9 pada tahun 1962, mengaku tidak ambisius terhadap jabatannya. Meskipun awalnya ragu, dia akhirnya menerima amanah setelah berpikir panjang dan menerima saran dari para ulama.

Salah satu sikap menonjol dari Saifuddin adalah penolakannya terhadap rumah dinas yang seharusnya menjadi haknya. Meskipun berhak, dia memilih tetap tinggal di rumah pribadinya dan bahkan membeli rumah lain dengan cara menyicil. Saifuddin juga menunjukkan integritasnya dengan menolak permintaan adik iparnya untuk diberangkatkan haji, karena tidak ingin menyalahgunakan jabatannya.

Setelah pensiun, Saifuddin menjalani hidup sederhana dengan berdagang beras dan mengajar. Jejak pengabdiannya juga terus berlanjut ketika putra bungsunya, Lukman Hakim Saifuddin, menjadi Menteri Agama di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Seluruh perjalanan hidup Saifuddin menunjukkan bahwa integritas, kesederhanaan, dan penolakan terhadap KKN dapat menjadi inspirasi bagi para pejabat di Indonesia.

Source link