Nick Cassidy, pemimpin klasemen Kejuaraan Dunia Formula E saat ini, mengekspresikan harapannya agar balapan tetap mempertahankan ciri khas uniknya agar tidak disamakan dengan “seri balap mobil single-seater” lainnya. Meski baru-baru ini mendapat kritik, balapan Formula E sering dianggap sulit dipahami karena strategi Attack Mode yang berbeda dan kebiasaan pembalap mundur untuk menghemat energi. Hal ini memperoleh reaksi dari Dan Ticktum, yang menyatakan agar pembalap sebaiknya tidak terlalu berpartisipasi dalam kualifikasi dan menunggu kecelakaan menarik di depan. Pendapat tersebut berkaitan dengan penampilan rekan setimnya, Pepe Marti, yang berhasil comeback dari posisi belakang hingga meraih posisi ketujuh. Namun, Cassidy yakin bahwa perubahan regulasi untuk musim depan akan membawa kebaikan bagi Formula E dengan kualitas balapan yang seru seperti sekarang. Dalam perspektifnya, Cassidy berharap bahwa aspek positif seperti persaingan ketat dan daya tarik balapan tetap dipertahankan pada Gen4 agar kejuaraan tidak terlalu seragam dengan kejuaraan lainnya. Perkembangan mobil terbaru dengan tenaga lebih dari 800 bhp dan uji coba yang sedang berjalan menambah optimisme Cassidy untuk masa depan Formula E. Menurutnya, Gen4 membawa sensasi yang istimewa bagi pembalap serta akan menarik untuk melihat perkembangan selanjutnya di masa yang akan datang.
Formula E Beda: Nick Cassidy dan Keistimewaan Kompetisi ini





