Kisah WNI Gabung Tentara AS: Pengalaman Latihan Mengerikan

by -45 Views

Sejarah menunjukkan bahwa Warga Negara Indonesia (WNI) tidak jarang menjadi bagian dari tentara negara lain, yang juga terjadi pada Sudirman Boender. Kisah Boender menunjukkan bahwa menjadi tentara AS tidaklah semudah yang dibayangkan. Ia mengalami latihan yang menyiksa dan berada di ambang kematian dalam pengabdiannya sebagai tentara Amerika. Boender lahir di Yogyakarta pada tahun 1920 dan mengalami perubahan besar dalam hidupnya setelah diusir dari rumah dan akhirnya bertemu dengan seorang warga AS yang membiayai pendidikannya.

Di tengah perang Pasifik saat Jepang menyerang Pearl Harbor, AS memberlakukan wajib militer secara luas. Boender pun tidak bisa menghindar dari panggilan dinas militer dan menghadapi latihan yang membawa penderitaan. Dari mahasiswa kedokteran yang santai, Boender pun berubah menjadi rekrutan militer yang terus-menerus diteror disiplinnya. Melalui seleksi ketat, ia berhasil bergabung dengan Underwater Demolition Team (UDT) yang kelak menjadi pasukan elit NAVY SEAL.

Meskipun awalnya enggan, Boender berhasil melewati latihan ekstrem di bawah air yang membahayakan nyawa dan akhirnya lulus sebagai komandan peleton. Ia menjalani pengabdian di medan perang Asia-Pasifik dan berhadapan langsung dengan maut berkali-kali. Namun, nasib baik selalu menyertainya dan Boender selamat dari perang. Setelah itu, ia kembali ke Indonesia dan konon turut berkontribusi dalam pembentukan Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassus).

Source link