WNI Bergabung Pasukan Elit AS, Alami Pertempuran Berbahaya

by -123 Views

Pada masa Perang Dunia II, Sudirman Boender, seorang pria asal Yogyakarta, terjebak dalam mesin perang Amerika Serikat setelah wajib militer. Boender terpilih sebagai bagian dari Underwater Demolition Team (UDT), pasukan khusus bawah air yang siap untuk misi-misi laut paling berbahaya. Salah satu pertempuran berdarah yang dihadapi Boender adalah Pertempuran Iwo Jima, sebuah pulau kecil strategis di Samudera Pasifik yang dipenuhi dengan sistem pertahanan yang kuat.

Boender berada di sana pada 19 Februari 1944 sebagai bagian dari pasukan infanteri dan terlibat dalam membuka jalan dan membentuk tumpuan pendaratan untuk pasukan lainnya. Namun, ketika penyerbuan dimulai, Boender merasakan kejanggalan yang mengarah pada serangan besar-besaran dari pasukan Jepang. Dalam kekacauan pertempuran, Boender terlibat dalam tembak-menembak jarak dekat melawan musuh-musuhnya.

Meskipun mengalami luka-luka yang serius, Boender berhasil selamat dari pertempuran di Iwo Jima. Setelah itu, dia tetap bertempur di wilayah lain hingga perang berakhir. Boender kemudian kembali ke Indonesia dan dikatakan terlibat dalam pembentukan pasukan Kopassanda. Sebagai seorang veteran perang, perjalanan Boender selama Perang Dunia II tidak hanya menunjukkan keberanian dan keteguhan, tetapi juga pengabdian kepada dua negara yang berbeda.

Source link