Aprilia optimis akan memasuki musim MotoGP 2026 dengan berada di belakang Ducati. Mereka mengakui bahwa Ducati masih menjadi patokan di kejuaraan MotoGP. Setelah penampilan terbaiknya sepanjang sejarah MotoGP, Aprilia kini berharap dapat melangkah lebih jauh dan bersaing untuk gelar juara. Meskipun Aprilia telah meningkatkan RS-GP mereka secara signifikan, namun hal tersebut diimbangi oleh kemajuan Ducati yang berhasil mengembangkan Desmosedici GP yang lebih cepat. CEO Aprilia, Massimo Rivola, menyatakan kepuasannya dengan kinerja pabrikan selama musim dingin, namun ia juga waspada terhadap kemajuan pesaing setelah tes pramusim di Sepang. Rivola mengakui bahwa moto 2026 mereka lebih baik daripada sebelumnya, namun tetap yakin Ducati akan tetap menjadi patokan dalam kejuaraan tersebut.
Ducati menunjukkan performa terbaiknya dalam tes pramusim di Sepang, dengan Alex Marquez mencatatkan waktu tercepat menggunakan motor GP26 spesifikasi pabrik. Sementara Marco Bezzecchi dari Aprilia juga menunjukkan peningkatan signifikan, namun Ducati tetap unggul dalam simulasi balapan sprint. Rivola optimis bahwa Aprilia telah memiliki motor yang jauh lebih baik dari sebelumnya, namun tetap menekankan bahwa Ducati akan tetap menjadi acuan dalam kejuaraan tersebut. MotoGP akan melanjutkan uji coba di Buriram sebelum Grand Prix Tailan pada 1 Maret. Selisih waktu yang lebih panjang antara dua tes pramusim memberikan kesempatan bagi pabrikan untuk menganalisis data dan mengembangkan komponen baru sebelum musim dimulai. Rivola juga menegaskan bahwa inti dari RS-GP baru telah ditentukan dan hanya ada sedikit detail yang akan diperbaiki di trek selanjutnya.





