Uji coba kolektif pertama MotoGP hampir berakhir, dan Marco Bezzecchi tetap tertutup dalam memberikan komentar mengenai peluangnya di Kejuaraan Dunia. Meskipun pembalap Aprilia itu mengakui peningkatan motor RS-GP26, dia tetap waspada dalam memberikan evaluasi yang terlalu pasti. Dalam tes tersebut, terlihat bahwa evolusi ke motor baru ini lebih ke arah perbaikan daripada revolusi yang menyeluruh.
Pada sesi time attack pertama, Bezzecchi berharap penampilannya bisa sedikit lebih baik meski menghadapi beberapa kendala dalam beradaptasi dengan perubahan pada motor. Meskipun demikian, pembalap asal Rimini ini menegaskan bahwa penting untuk tidak melupakan aspek tes yang sebenarnya dalam upaya memperbaiki kinerja.
Sementara itu, perbedaan yang tampak pada motor baru dengan enam baris sirip sepertinya menjadi misteri bagi para pembalap, termasuk Bezzecchi. Ia menekankan bahwa dalam lingkungan yang sangat kompetitif seperti MotoGP, sulit untuk memberikan evaluasi yang jelas mengenai perbedaan-perbedaan kecil yang ada.
Sebagai bagian dari tes MotoGP di Buriram yang akan datang, paket definitif RS-GP26 masih dalam proses penyesuaian. Bezzecchi menyebutkan bahwa sulit untuk menilai secara objektif kinerja pesaing di lintasan, tetapi tetap optimis dalam melanjutkan tes dan persiapan untuk balapan yang sebenarnya.
Dalam kondisi trek yang serba berbeda selama tes, Bezzecchi menyoroti tantangan mengenai cengkeraman yang harus dihadapi oleh para pembalap. Walau merasa sedikit bosan dengan tes, pembalap Aprilia itu tetap bersemangat menghadapi persiapan untuk menghadapi balapan yang sebenarnya dalam waktu yang akan datang. Menurutnya, tes yang dilakukan saat ini akan menjadi penentu dalam menghadapi momen penting di lintasan.





