Potongan tarif tol di sejumlah ruas Trans Jawa telah mulai berlaku hari ini, menyebabkan peningkatan mobilitas kendaraan menuju wilayah Timur. Data dari PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menunjukkan bahwa sebanyak 168.863 kendaraan melintas melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama dalam rentang periode H-10 hingga H-7 (11–14 Maret 2026), meningkat hingga 41,71% dibandingkan dengan lalu lintas normal. Gardu operasi yang melayani transaksi di GT Cikampek Utama saat ini sebanyak 30 gardu, di mana 19 gardu menuju arah Trans Jawa dan 11 gardu menuju arah Jakarta.
Menanggapi peningkatan volume lalu lintas, program potongan tarif tol diberlakukan oleh Jasa Marga Group di sejumlah ruas Trans Jawa untuk memberikan perjalanan yang lebih hemat bagi pengguna jalan. Potongan tarif sebesar 30% diberikan kepada pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus dari GT Cikampek Utama menuju GT Kalikangkung pada periode arus mudik. Selain itu, tambahan potongan tarif juga diberikan di ruas Batang–Semarang, yang diatur oleh PT Jasamarga Semarang Batang (JSB).
Selain itu, peningkatan volume kendaraan juga terlihat di ruas tol yang dikelola JTT Group di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Misalnya, di GT Kalikangkung terjadi peningkatan kendaraan menuju Semarang sebesar 30,62%, sementara di GT Warugunung terjadi peningkatan kendaraan menuju Surabaya sebesar 10,31%. PT JTT juga mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa untuk tetap mengutamakan keselamatan, merencanakan perjalanan dengan baik, serta memeriksa kondisi kendaraan dan kecukupan uang elektronik sebelum melakukan perjalanan. Informasi lalu lintas terkini dapat diperoleh melalui One Call Center Jasa Marga 24 jam atau melalui aplikasi TRAVOY yang tersedia di iOS dan Android.





