Tsunami 16 Meter: Tragedi Maut 165 Orang pada April Mop

by -130 Views

Pada 1 April, jangan pernah menganggap kabar bencana sebagai lelucon April Mop. Sebab, peristiwa tragis pernah terjadi 80 tahun yang lalu, ketika tsunami melanda dan dianggap sebagai bercandaan oleh warga. Karena mengira itu hanyalah lelucon tahunan, banyak orang tidak segera mengungsi, yang pada akhirnya mengakibatkan 165 korban tewas.

Gempa hebat berkekuatan M8,6 mengguncang Kepulauan Aleutian, Alaska, pada 1 April 1946, menimbulkan longsoran bawah laut dan melahirkan tsunami setinggi 42 meter dalam beberapa menit setelah gempa terjadi. Meski episentrum gempa berada cukup jauh dari Hawaii, getarannya masih terasa di kepulauan tersebut. Namun, karena saat itu belum ada sistem peringatan tsunami, banyak warga meremehkan getaran tersebut.

Beberapa jam kemudian, tanda-tanda tsunami mulai muncul dengan air laut yang secara drastis surut di pesisir. Namun, peringatan dini yang dikeluarkan terlambat karena tertutupi oleh kepercayaan bahwa hal tersebut merupakan lelucon April Mop. Gelombang tsunami setinggi 16 meter akhirnya melanda Hawaii, menewaskan 159 orang. Total korban tewas akibat bencana ini mencapai 165 jiwa.

Bencana ini menjadi titik balik dalam sejarah mitigasi bencana, memicu pembentukan sistem peringatan tsunami pertama di AS yang kemudian berkembang menjadi Pacific Tsunami Warning System. Sistem inilah yang menjadi acuan dunia dalam mendeteksi ancaman tsunami global.

Source link