Dalam dinamika pasar global, Bitcoin mulai mengungguli emas sebagai aset lindung nilai pilihan di tengah ketidakpastian akibat konflik geopolitik di Timur Tengah. Peningkatan harga Bitcoin sebesar 7% hingga 10% sejak akhir Februari menunjukkan pergeseran signifikan dalam preferensi investor, sedangkan harga emas malah terkoreksi hingga 19%.
Perubahan ini juga tercermin dari arus dana institusional, di mana ETF emas mengalami outflow sebesar US$7,9 miliar sementara Bitcoin menarik inflow lebih dari US$1,1 miliar dalam waktu dua pekan akibat naiknya yield obligasi global dan harga minyak. Sebagai alternatif safe haven modern, Bitcoin semakin relevan dalam lanskap keuangan global menurut CEO Tokocrypto, Calvin Kizana.
Di sisi lain, Bitcoin tetap dipengaruhi oleh dorongan institusional dan ketidakpastian permintaan korporasi dalam jangka pendek. Meskipun institusi besar seperti BlackRock terus menunjukkan komitmen pada aset digital, adanya potensi berkurangnya permintaan dari pembeli besar seperti Strategy dapat meningkatkan volatilitas harga.
Faktor kelangkaan pasokan juga menjadi katalis bullish bagi Bitcoin dalam jangka menengah hingga panjang. Dukungan dari ETF dan perusahaan publik terus meningkat, sementara halving yang dijadwalkan pada April 2028 akan membatasi suplai Bitcoin baru ke pasar. Dalam skenario optimistis, Bitcoin berpotensi mencapai level US$75.000 hingga US$80.000 dalam beberapa bulan ke depan, namun sentimen pasar masih dalam kondisi “Extreme Fear”.
Calvin menekankan bahwa meski volatilitas akan tetap ada, arah jangka panjang Bitcoin menunjukkan penguatan fundamental yang signifikan. Pelaku pasar disarankan untuk mempertimbangkan perkembangan geopolitik, kebijakan moneter, dan arus dana institusional dalam merencanakan strategi investasi di aset kripto.
Tokocrypto, sebagai pedagang aset kripto terkemuka di Indonesia, menawarkan layanan investasi kripto aman, transparan, dan mudah digunakan, menjadikannya pilihan yang tepat bagi investor yang ingin memanfaatkan potensi pertumbuhan Bitcoin di masa mendatang.





