Diler Honda: Sosok di Balik Suksesnya Mobil Honda di RI

by -133 Views

Tekanan yang kini dihadapi jaringan diler mobil Honda di Indonesia menjadi ironi dari sejarah panjang merek Jepang tersebut di Tanah Air. Dari puluhan tahun dominasi otomotif Jepang, pelemahan penjualan yang terjadi saat ini menunjukkan bahwa pemain lama juga tidak luput dari tantangan. Industri mobil Honda di Indonesia dimulai sejak tahun 1970-an, bersamaan dengan berkembangnya investasi asing di bawah pemerintahan Soeharto. Karir Honda di Indonesia tidak lepas dari peran penting Ang Kok Ha atau Hadi Budiman. Sebagaimana disebutkan dalam Tokoh-tokoh Etnis Tionghoa di Indonesia (2008), Hadi Budiman adalah seorang pengusaha mobil sejak tahun 1960-an dan kemudian menjadi distributor tunggal mobil Honda pada 24 Maret 1970 setelah importir sebelumnya gagal membawa merek ini ke Tanah Air. Dari situ, Hadi Budiman dan keluarganya terlibat dalam pengelolaan diler utama Honda seperti Honda Surabaya Center, Honda Bandung Center, dan Honda Semarang Center.

Pada awalnya, Honda di Indonesia fokus pada sedan seperti Civic dan Accord yang populer di kalangan kelas menengah perkotaan, berbeda dengan rival-rival Jepang yang fokus pada mobil niaga. Merek ini berhasil membangun reputasi sebagai mobil modern, irit, dan nyaman yang membuatnya bertahan dan terus berkembang dari dekade ke dekade. Namun, perjalanan Honda tidak selalu mulus, seperti saat terjadi Peristiwa Malari 1974 yang membuat produk otomotif asal Jepang menjadi sasaran amuk massa. Meskipun begitu, Honda berhasil melewati ujian tersebut dan berhasil tumbuh kembali.

Melalui produksi lokal dan pembentukan PT Honda Prospect Motor (HPM) pada akhir 1990-an, Honda semakin berkembang di Indonesia. Namun, dengan tekanan penjualan yang kini dihadapi, muncul pertanyaan baru apakah mobil-mobil Honda sudah mulai ditinggalkan masyarakat setelah lama menjadi pilihan utama di Indonesia.

Source link