Krisis Ekonomi di Indonesia: Presiden RI Digaji Pas-pasan

by -161 Views

Presiden RI pertama, Soekarno, mengalami keterbatasan penghasilan saat politik dan ekonomi tidak stabil pada awal kemerdekaan Indonesia. Gaji resmi presiden pada saat itu hanya sebesar f.1.000 per bulan, suatu jumlah yang terbatas dan harus mencukupi kebutuhan sehari-hari Presiden dan keluarganya dengan satu sumber penghasilan. Fatmawati, sang Ibu Negara, mengungkapkan bahwa kehidupan mereka harus dijalani dengan uang yang pas-pasan, memenuhi kebutuhan makan keluarga serta keperluan rumah tangga lainnya.

Dalam memoar Fatmawati: Catatan Kecil Bersama Bung Karno, terungkap bahwa kehidupan ekonomi Bung Karno tidaklah mudah. Dalam situasi serba terbatas tersebut, Soekarno sering kesulitan memenuhi kebutuhan keluarganya. Kondisi politik dan ekonomi yang belum stabil dengan hiperinflasi, kerusakan infrastruktur, dan sistem administrasi yang belum tertata membuat kehidupan ekonomi di level kepala negara pada masa awal republik berat.

Belanda yang menjalankan blokade ekonomi semakin menyulitkan kondisi negara dengan pemasukan yang semakin seret. Pemerintah harus mencari berbagai cara untuk bertahan hidup, termasuk menjual aset dan melakukan penyelundupan komoditas. Akibatnya, gaji Soekarno ikut terdampak dan ia harus menjalani hidup sederhana jauh dari gambaran kehidupan mewah seorang kepala negara.

Source link