Sosok Calon Wakil Menteri di Mata-mata Israel

by -162 Views

Eli Cohen, seorang mata-mata Israel yang terkenal, kembali menjadi topik pembicaraan karena keberhasilannya dalam menyusup ke dalam lingkaran elit Suriah hingga hampir mendapatkan posisi Wakil Menteri Pertahanan. Dengan menyamar sebagai Kamel Amin Thaabet, Cohen menjalankan misi intelijen yang sangat signifikan bagi Mossad. Dilahirkan dan dibesarkan di Mesir, Cohen direkrut oleh Mossad pada tahun 1954 sebelum dikirim ke Suriah dengan kedok sebagai seorang pengusaha tekstil kaya. Untuk membuat penyamarannya meyakinkan, dia dikisahkan sebagai seorang imigran Suriah ke Argentina pada 1949 dengan tujuan mengembangkan bisnis keluarga.

Menurut buku “Our Man in Damascus” karya Elie Cohn, Cohen mulai memasuki Suriah melalui Jenderal Amin al-Hafez, atase militer Suriah di Argentina pada saat itu. Dengan berpura-pura ingin membantu membangun Suriah dari korupsi, Cohen mulai membangun kepercayaan dengan pejabat dan elit militer Suriah. Dengan menggelar pesta yang menjadi tempat pertukaran informasi strategis, Cohen dapat dengan mudah mengumpulkan data penting tanpa diidentifikasi.

Setelah al-Hafez naik menjadi presiden pada tahun 1963, hubungan mereka semakin erat. Cohen bahkan diajak mengunjungi lokasi-lokasi militer sensitif dalam Suriah dan mengumpulkan informasi detail untuk dikirim ke Israel melalui kode morse. Meskipun Cohen sempat ditawari posisi Wakil Menteri Pertahanan Suriah, ia akhirnya ditangkap sebagai mata-mata setelah penyelidikan intensif dan dihukum gantung di depan publik pada Mei 1965. Meski demikian, informasi yang berhasil dia bocorkan membantu Israel memenangkan Perang Enam Hari pada 1967 dan memberikan dampak yang signifikan terhadap dinamika regional. Eli Cohen dianggap sebagai sosok paling berpengaruh dalam sejarah intelijen Timur Tengah.

Source link