Presiden RI Hampir Ditembak Saat Salat Iduladha: Nasib Pelaku

by -122 Views

Peristiwa Tembak-menembak saat Idul Adha 1962

Naskah ini adalah bagian dari CNBC Insight, yang membahas kejadian sejarah berdampak pada masa kini. Kejadian menegangkan terjadi pada Idul Adha 10 Zulhijah 1381 H atau 14 Mei 1962, di mana Presiden Soekarno hampir menjadi korban penembakan saat salat Idul Adha di Istana Merdeka, Jakarta.

Situasi Saat Kejadian

Menurut laporan harian Merdeka, insiden terjadi saat salat memasuki rakaat kedua. Seorang pria tiba-tiba menembakkan tiga peluru ke arah Soekarno, namun upaya tersebut gagal karena jarak dan kerumunan orang di sekitar presiden. Beberapa orang di sekitar Soekarno menjadi korban luka akibat kejadian tersebut.

Pelaku penembakan, yang kemudian diketahui bernama Sanusi, langsung ditangkap setelah kejadian. Ternyata sebelumnya telah terdeteksi ancaman pembunuhan terhadap Soekarno, dan informasi ini telah diterima oleh aparat.

Penanganan dan Pelaku

Setelah kejadian, penyelidikan dilakukan dan pelaku bersama beberapa orang lain yang terlibat dalam rencana penembakan tersebut ditangkap. Mereka kemudian dijatuhi hukuman mati atas peran mereka dalam percobaan pembunuhan terhadap Soekarno.

Peristiwa tragis tersebut kemudian menjadi titik awal pembentukan Pasukan Tjakrabirawa, yang bertugas sebagai Pasukan Pengawal Presiden, guna memperkuat pengamanan terhadap kepala negara.

Kejadian tersebut menjadi salah satu peristiwa bersejarah dalam sejarah Indonesia yang menyoroti pentingnya keamanan dan perlindungan terhadap pemimpin negara.

Source link